Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pilih Beli Rumah Atau Mobil Dulu ?

Semakin dewasa kita tidak hanya dihadapkan dengan berbagai masalah tetapi juga berbagai kebutuhan yang semakin meningkat. Bahkan terkadang kebutuhan sekunder atau tersier dianggap sebagai kebutuhan primer.

Sifat manusia memang tidak pernah ada puasnya, ada sepeda mau motor, sudah ada motor mau beli mobil, bahkan selalu berkeinginan untuk terus ganti mobil. Jadi kita hanya berkutat untuk membeli keinginan saja.
 

Berbicara tentang keinginan dan kebutuhan, banyak sekali orang yang bingung mau beli rumah dulu atau mobil dulu. Karena keduanya memang menjadi kebutuhan.

Jadi sebelum anda memutuskan diantara keduanya lebih baik anda membaca pertimbangan berikut ini agar anda tidak ragu.

1. Pikirkan apa yang menjadi rencana anda

Rencana masa depan atau jangka panjang harus anda pertimbangan agar anda tidak salah mengambil keputusan. Misalnya jika anda memiliki rencana untuk menikah dalam waktu yang tidak lama lagi maka lebih baik anda membeli rumah terlebih dahulu.

Rumah akan menjadi hunian anda dengan pasangan dalam jangka waktu yang lama karena selain untuk beristirahat, rumah sebagai tempat berkumpul nya keluarga.

Namun jika anda masih belum memiliki rencana untuk menikah, dan anda masih tinggal dengan orang tua. Maka membeli mobil tidak ada salahnya karena untuk mendukung kegiatan anda sehari-hari.

Meski anda memilih untuk membeli mobil, lebih baik anda membeli sesuai dengan kemampuan, bukan pergaulan. Sehingga jika keuangan anda lebih, maka bisa anda tabung untuk masa depan karena anda pasti akan menikah.

2. Kenali Kebutuhan Paling Utama

Langkah kedua agar anda tidak galau lagi, anda bisa mengenali apa yang menjadi kebutuhan primer anda.

Jika dilihat dari segi kebutuhan, diantara keduanya pasti yang termasuk kebutuhan primer adalah rumah, sedangkan mobil masuk ke kebutuhan tersier.

Tapi jika anda masih bingung, coba untuk identifikasi lagi apa yang menjadi kebutuhan anda seperti pada poin 1. Agar mengurangi rasa kebingungan anda bisa meminta bantuan seorang Finansial planner agar anda menemukan jawaban dan dapat meyakinkan setiap keputusan anda.

3. Pikirkan nilai jangka panjangnya

Jika dibandingkan diantara keduanya, maka yang memiliki nilai investasi atau nilainya selalu meningkat setiap tahunnya adalah rumah, karena semakin meningkat nya penduduk maka kebutuhan akan rumah juga akan meningkat.

Tetapi sayangnya peningkatan kebutuhan rumah tidak di iringi dengan ketersediaan lahan sehingga menyebabkan harga rumah akan semakin tinggi. Sedangkan mobil setiap tahun akan semakin menurun.

Jadi jika anda bandingkan ketika keduanya akan di jual maka yang memiliki harga lebih mahal adalah rumah. Sedangkan harga mobil akan turun secara signifikan, apalagi setiap waktu mobil mengeluarkan produk terbarunya sehingga mobil lama akan kalah bersaing.

Sebenarnya, keduanya dapat dijadikan sebagai investasi si masa depan. Misalnya saja rumah, jika tidak anda jual maka bisa anda sewakan. Sedangkan mobil juga bisa anda sewakan. Namun yang membedakan diantara keduanya adalah nilainya.

Jadi pilihlah yang menurut anda paling cocok.

4. Pertimbangkan alternatif lainnya

Antara rumah dan mobil sebenarnya ada alternatif lain yang lebih terjangkau dan lebih murah.

Misalnya saja anda membeli mobil karena kebutuhan untuk kerja maka anda bisa memilih alternatif untuk menaiki kendaraan umum atau bahkan membeli motor yang harganya jauh lebih murah, dan jika uang anda mendukung maka anda bisa memilih motor yang paling nyaman untuk dikendarai.

Ada beberapa keuntungan jika anda bepergian menggunakan motor, salah satunya adalah anda tidak terlalu lama terjebak macet sehingga anda bisa cepat sampai ke rumah dan berkumpul dengan keluarga.

Nah,, jika anda berfikir tidak mampu membeli rumah karena harganya lebih mahal dibandingkan dengan mobil, maka anda memiliki alternatif untuk memanfaatkan program dari pemerintah yaitu perumahan subsidi atau KPR.