Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

11 Trik sukses Menabung Untuk Ibu Rumah Tangga

Menjadi ibu rumah tangga bukanlah peran yang mudah karena jika dibandingkan dengan bekerja di suatu perusahaan, maka banyak yang memilih untuk bekerja di perusahaan karena hanya fokus untuk mengurus tentang pekerjaan saja sesuai dengan bidangnya.

Berbeda dengan bekerja di perusahaan, ibu rumah tangga dituntut untuk bisa melakukan segalanya mulai dari memasak, mencuci, mengurus anak dan bahkan mengurus suami yang notabene bisa mengurus dirinya sendiri karena sudah dewasa.

Tetapi mengapa seorang suami masih membutuhkan seorang istri untuk mengurus nya. Inilah pekerjaan paling mulia bagi seorang istri tanpa harus digaji.

Seorang istri haruslah multitasking termasuk mampu mengurus keuangan keluarga, dan yang paling penting harus dapat memilah mana yang prioritas dan mana yang harus dikesampingkan terlebih dahulu.

Seorang istri memang mendapatkan uang dari hasil kerja suami dan digunakan untuk tuk berbagai kebutuhan. Tetapi meskipun banyak kebutuhan ibu rumah tangga juga bisa menabung dengan cara.

1. Mencari Pekerjaan Sambilan

Jika anda adalah seorang ibu rumah tangga yang hanya di rumah saja anda jangan berkecil hati karena merasa tidak bisa membantu suami untuk menambah penghasilan. Anda bisa saja melakukan pekerjaan sampingan yang bisa dijalankan di rumah tanpa harus meninggalkan kewajiban.

Usaha yang paling cocok anda jalankan di rumah dan tidak menyita banyak waktu adalah seperti usaha konter, sembako atau bahkan menjalankan usaha online yang bisa anda layani sesuai keinginan anda, artinya anda yang mengatur waktu.

2. Mengikuti Arisan

Arisan adalah salah satu cara efektif untuk menabung karena anda di tuntut untuk menyisihkan uang karena u tuk membayar arisan. Anda bisa mengikuti arisan sesuai kemampuan keuangan anda agar anda tidak terlalu pusing memikirkan pembayaran ketika jatuh tempo.

Arisan memang erat kaitannya dengan ibu-ibu, jadi anda bisa melakukan arisan dengan keluarga atau dengan tetangga. Arisan tidak harus berbentuk uang, artinya jika anda ingin membeli sesuatu barang maka anda bisa membentuk arisan barang.
 

3. Membuat List Belanja

Hal ini dilakukan agar anda mengetahui uang anda dibelikan untuk apa saja, dan anda akan tau mana barang yang tidak perlu dibeli lagi karena bukan prioritas. Setelah itu kita bisa melakukan evaluasi untuk belanja selanjutnya.

4. Memilih Tempat Belanja

Memilih tempat belanja tentu yang dicari adalah yang paling murah. Tempat belanja yang paling murah adalah di pasar tradisional karena bisa tawar menawar. Namun jika barang yang anda inginkan tidak ada di pasar tradisional maka anda bisa membelinya di supermarket yang memiliki harga lebih murah dibandingkan yang lainnya.

Selain di pasar tradisional, anda bisa memilih tempat yang banyak menawarkan promo atau potongan harga kepada konsumennya. Cara ini mungkin terdengar merepotkan tetapi jika anda praktekan maka anda akan merasakan manfaatnya.

5. Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan

Hampir sama dengan poin sebelumnya, mencatat pemasukan dan pengeluaran ini bertujuan agar anda dapat melakukan evaluasi. Jika pengeluaran anda lebih besar dari pemasukan maka anda harus hemat dengan mengurangi belanja yang tidak terlalu dibutuhkan.

6. Membuat Rekening Tabungan

Banyak orang yang niatnya menabung tetapi uangnya dipakai untuk hal yang lain, hal ini terjadi karena uang yang ditabung tidak dimasukan di rekening khusus tabungan sehingga anda tergoda untuk membeli sesuatu karena anda merasa memiliki uang lebih.

7. Harus Menahan Diri

Jika anda sudah niat untuk menabung maka anda juga harus memiliki keteguhan hati untuk tidak tergoda dengan hal yang yang tidak perlu. Artinya anda harus kuat menahan keinginan yang bisa anda beli kapan-kapan karena bukan kebutuhan.

Contoh lain dari menahan diri adalah ketika biasanya anda membeli pakaian atau tas setiap seminggu sekali, maka ketika anda berniat untuk menabung anda tidak perlu seperti itu lagi. Anda hanya cukup belanja ketika ada uang lebih setelah menabung.

9. Menyisihkan Gaji

Biasanya suami anda akan gajian di awal bulan atau di akhir bulan, nah momen gajian inilah yang pas untuk menabung, menabung tidak harus nominal yang besar, anda hanya cukup menyisihkan 10 % atau 20% dari gaji.

Jangan sampai ketika anda menerima gaji tangan anda merasa gatal jika tidak dibelanjakan segera. Anda harus benar-benar menahan nafsu belanja agar menabung tidak hanya sekedar niat.

10. Jangan Makan di Luar

Jika anda bandingkan makan di luar dengan makan di rumah pasti lebih enak makan di rumah apalagi lauk yang dimakan adalah masakan sendiri yang lebih terjamin kebersihannya. Jadi usahakan anda berhemat dengan tidak makan di luar karena selisih antara masak sendiri dengan makan diluar itu cukup jauh.

11. Jangan Anggap Sepele Recehan

Jangan pernah menganggap bahwa uang receh tidak berguna karena nominalnya kecil. Padahal anda bisa membeli sesuatu dari uang receh dan jika dikumpulkan uang receh tersebut bisa mencapai nominal yang besar.

Anda bisa menabung receh ini di celengan atau bisa anda kelompokkan berdasarkan nominal recehan tersebut. Ada istilah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Istilah ini sangat berlaku untuk anda yang ingin menabung. Nantinya jika uang receh anda sudah terkumpul banyak anda bisa menukarnya di bank agar memudahkan anda dalam menghitungnya.