Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengalaman Suka duka Terjebak Pinjaman Online

Pengalaman terjebak pinjaman online membuat hati dan pikiran jadi kacau gundah gulana, terutama disaat belum bayar pinjaman, setiap hari selalu di telepon dari beberapa customer servis pinjaman online. Artikel ini fokus mengulas pengalaman suka duka seseorang yang telanjur terperangkap dalam pinjaman online.

Banyak sekali kasus terjadi dalam dunia pinjol ibarat pepatah "Pahit pahit Manis" Ketika kita bisa membayar sesuai tanggal jatuh tempo terkadang bagi sebagian orang biasa saja, namun yang tidak enak ketika tanggal jatuh tempo tiba kita tidak bisa membayar. Adapun manisnya ketika kita butuh uang dadakan dan langsung di proses ibarat "Tanah kering tersiram Hujan" itulah kiasan manisnya terasa saat pinjaman online di cairkan.

Pahit terasa ketika terperangkap banyak pinjaman, saat tanggal jatuh tempo tiba, uang untuk setoran belum ada ya mau tidak mau harus menanggung resiko setiap saat akan berhadapan dengan costumer pinjol yang pasti membuat risih kadangpula jadi emosi.

Yang membuat kita engga enak adalah saat jatuh tempo terlewat maka saat itulah kita dikenakan denda. Denda pinjaman online sangat besar, dan dihitung setiap hari. Bayangkan contohnya, total pinjaman kita 1jt. Kemudian kena denda Rp 30.000 bahkan hingga Rp 50rb setiap hari. Terkadang saat ada uang untuk membayar terasa berat karena bunga sudah semakin besar.

Mau tidak mau, suka tidak suka pinjaman harus dilunasi, agar tidak semakin menggunung. Derita seorang peminjam online itu sakit. Maka nya bagi anda yang belum pernah meminjam online lebih baik jangan. Kalaupun sudah pernah minjam lebih baik segera akhiri dengan melunasi semuanya. Perlu pertimbangan sebelum melakukan pinjaman, karena banyak pengalaman orang membuat kapok karena kita tidak siap dana saat jatuh tempo tiba.

Pengalaman pinjaman online lebih banyak pahit nya ketimbang manisnya karena pinjaman online sifatnya sah dan berbadan hukum. Ketika kita ada masalah apalagi berfikir kabur dan tak mau membayar maka resiko nya banyak, mulai dari Blacklist, identitas jadi buruk dan tak bisa pinjam lagi meskipun pindah ke aplikasi pinjol lainnya.

Makanya, dari pengalaman orang inilah jadi acuan kita, bahwa pinjaman online bukanlah solusi mengatasi piutang karena sifatnya hanya sebagai menutupi kebutuhan kecil saja. Jangan pernah berfikir kalau pinjaman online mengatasi masalah. Lebih baik jangan meminjam pinjaman online, kecuali kita siap dana untuk membayar kembali telat waktu saat jatuh tempo tiba.