Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kerugian Beli Motor Secara Kredit

Referensi foto kobayogas.com
Sebenarnya tidak ada rugi nya membeli motor secara kredit maupun beli motor secara cash. Namun ketika difahami metode beli motor cash dan kredit ada sedikit keuntungan dan kerugian nya. Misal harga motor 15jt cash, kalau di kredit harga nya bisa jadi jadi 25jt akumulasi pajak, bunga dan lain lain.

Beli motor kredit itu rugi terutama bagi mereka yang punya uang. Kalau bagi kita yang berpenghasilan pas pasan beli motor secara kredit tentu menguntungkan. Karena kita bisa mendapatkan unit motor dengan hanya setor DP dan mengangsur tiap bulan nya.

Kerugian Beli Motor Secara Kredit

Secara logika membeli kendaraan secara kredit memang rugi, karena kita membayar harga dengan grade diatas harga cash.

Bisa dikatakan rugi nya dalam hal waktu dan uang. Kalau kita bisa memanajemen lebih baik beli motor cash meski seken daripada beli motor baru tapi ngredit. Adapun kerugian beli motor secara kredit yaitu.

1. Harga motor jadi lebih tinggi
Rata rata harga unit secara tunai akan naik 100 persen lebih ketika kita beli dengan sistem kredit. Itu alasan utama rugi nya beli motor kredit.

2. Terbeban Bunga yang Besar
Setiap leasing akan menerapkan sejumlah bunga pada kredit motor kita, bunga ini terbilang cukup besar, yakni sekitar 1,5% perbulannya.

Dengan besaran bunga seperti itu, maka kita akan dikenakan bunga kredit sekitar 18% per tahun, dan jumlah ini akan membuat hutang kita semakin besar.

3. Terbeban Denda
Denda yang dibebankan kepada kita adalah saat angsuran motor tidak tepat waktu. Denda ini akan pasti kita bayar karena tidak ada toleransi bagi kita ketika telat bayar angsuran motor.

Itulah 3 kerugian beli motor secara kredit. Yang pasti pembelian motor secara kredit itu menambah utang baru terutama dalam finansial anda. Bayangkan jika semua prabot anda dibeli secara angsur juga. So pasti pembengkakan tagihan setiap bulan selalu mumet dihadapi.

Sebaiknya fikirkan terlebih dahulu sebelum kredit motor, jangan terjebak oleh Promosi atau gaya hidup. Toh sejatinya kendaraan motor adalah alat. Kalau kita belum matang untuk kredit motor lebih baik menahan diri, dengan ditabung lalu beli motor tunai saja meski seken. Itu tidak merugikan finasial kita.